CERPEN GAJE NYUAK
Saya punya sahabat di kampung yang bernama rifan dia
suka bermain volleyball tiap hari dia berlatih untuk mengapai cita citanya yang
mau jadi atlit, setiap pagi dia latihan dasar yaitu push u,skotjump,backup,fullup
dll, itu selalu menjadi rutinan dia setiap mau tidur dan bangun tidur sesudah
itu ia pergi kesekolah untuk belajar, sesudah pulang belajar dia beristirahat
sebentar sambil berganti baju sesetlah iya sudah berganti baju dia pergi
kelapangan volly untuk bermain dengan teman teman .
Dia
menganjak saya untuk bermain volly, lalu sayah tertarik atas ajakan dia ke
sayah untuk bermain volly kemudian hari aku dan irfan berlatih bersama di lapangan
ke esokan harinya sayah pergi ke rumah irfan untuk mengajak latihan lagi, baru
setangah jalan dari rumah sayah ke rumah irfan sayah ketemu ibu irfan ia
memberi tahu bahwa irfan lagi ga enak bada,setengah mendengan itu sayah
berlatih sendirian karna sayah pengen menjadi pemain volly yang baugs.
Tak cukup lama kemudian sayah berubah keadaan, sayah ga
lagi bermain bola volly karna sayah memilih untuk bermain bersama temen teman
di luar sayah, itu menang sangat menyenangkan tapi sayah cukup heran kepada
diri sayah lalu sayah bicara dengan diri sendiri “kenapa harus main di luar
sayah kan di kampung juga bisa” orang tua sayah juga marah karna terlalu
memilih main di luaran sanah.
Sayah
cukup malu oleh temen di kampung karna
ga bergaul di tempat dimana aku di lahirkan dan di besarkan, orang tua
sayah juga sering ngomel kepada sayah karna dia suka melihat temen temen di
kampung cukup gembira bisa tertawa bareng, di situlah orang tua sayah merasa
sedih karna melihat anaknya ga ada di situh, ntah kenapa sayah engga bermain di
kampung karna pemikiran sayah main di kampung ga seru masih itu itu aja.
Kemudian hari orang tua sayah menyuruh untuk kembali
bermain volly, sayah menuruti perintahnya tapi masih malu, sayah pergi ke
lapang bersama bapa sayah, setelah nyampe lapang banyak orang yang nanya kemana
aja kamu, can lama kemudian saya main volly bersam teman teman tapi kenapa
sayah kaku lagi, lalu sayah lari lagi karna mau biisa main lagi allhamdulillah
sayah bisa juga bermain volly.
ayah sayah sering mengasih tau sayah kalo menjadi pemain volly jangan kesinggung orang lain karna menjadi pemain volly harus kuat mental, kata kata itu sayah inget sampai sekarang ,satu hari itu sayah mengikuti tournament bola volly memang benar kata ayah sayah harus nkuat mental karna para penonton sering toksik kepada pemain lawannya lalu mengeluarkan kata kata kasar yang sebaiknya tidak di ucapkan.
allhamdulillah sampe sekarang sayah tetap bermain volly dan terus berlatih fisik karna ingin mencapai cita cita menjadi polisi,sayah terus berlatih seetiap hari tak tau panas atau hujan, karna menjadi polisa tidak gampang harus siap semunya seperti nyali,fisik,dan mental kaka sayah juga menyeruh seperti iyu karna kebetulan kaka sayah ini TNI yang di tugaskan di ngawi jawa timur,
memang sayah dari kecil bercita cita menjadi polisi jadi sayah berlatih keras agar mendapatkan keinginnan itu, jadi sayah berlatih lewat bermain volly karna indonesia sekarang memerrlukan banyak atlit olahraga, mengapa sayah memilih bermain bola volly karna kedua orang tua sayah dulunya pemain volly jadi sayah pas lagi kecil dulu sering di ajarkan teknik dasar volly.ayah sayah sering mengasih tau sayah kalo menjadi pemain volly jangan kesinggung orang lain karna menjadi pemain volly harus kuat mental, kata kata itu sayah inget sampai sekarang ,satu hari itu sayah mengikuti tournament bola volly memang benar kata ayah sayah harus nkuat mental karna para penonton sering toksik kepada pemain lawannya lalu mengeluarkan kata kata kasar yang sebaiknya tidak di ucapkan.